Kamis, 20 Maret 2014

MENUMBUHKAN JIWA ENTREPRENEURSHIP MELALUI DUNIA KAMPUS

MENUMBUHKAN JIWA ENTREPRENEURSHIP MELALUI DUNIA KAMPUS
Sebagai Negara yang digolongkan pada Negara berkembang Indonesia membutuhkan jiwa-jiwa muda yang senang dalam berwira usaha. Dengan jumlah penduduk hampir 250 juta Jiwa tahun 2013 , potensi Indonesia membentuk dan mengembangkan jiwa Entrepreneurship sangat potensial meengingat angka kelahiran yang besar sehingga memunculkan para pemuda-pemudi yang tidak sedikit.
Menumbuhkan jiwa berwira usaha memang tidak mudah karena harus dilandaskan pada kemauan dan kemampuan. Ini merupakan modal awal selain dari modal materil karena dengan kemauan maka akan ada motivasi lebih dalam menggapainya, selain itu kemauan saja tidak cukup karena impian harus diwujudkan dengan usaha yang secara otomatis harus memilki keterampilan atau kemampuan yang sepadan dengan kemauan.
Jiwa entrepreneurship memeng bukan hanya diciptakan tetapi juga lahir dan dibentuk dari keinginan dan kecintaan terhadap berwirausaha. Kemampuan yang tidak didasarkan kemauan maka tidak akan maksimal dan begitu juga sebaliknya. Kedua-duanya menjadi inti dari modal berwira usaha
Prospek berwira usaha memang begitu besar karena negara Indonesia baru memilki kurang dari 10% para Entrepreneurship padahal telah diketahuib hawa bentuk ekonomi kita adalah mikro finance (usaha kecil menengah)  yang terbukti dapat menagkis krisis ekonomi pada tahun 2008 silam
     Dunia kampus sebagai cikal bakal lahirnya generasi muda penerus bangsa harus dibelajarkan kemandirian agar dapat menjadi bangsa yang terbebas dari jajahan ideology maupun tergerus arus globalisasi. Berwira usaha adalah salah satu cara bentuk kemadirian, tidak dipungkiri memang sulit mencari bentuk usaha yang kreatif dan memilki daya saing yang potensial diduai bisnis.
Pemerintah sebagai instansi yang memilki otoritas kebijakan harus dapat memberikan sarana dan fasilitas serta menjadi fasilitator para bakat jiwa entrepreneurship muda yang memilki kemauan dan kemampuan untuk berwira usaha. Karena kemauan dan kemampuan harus ditunjang oleh modal yang cukup agar mempermudah lahirnya jiwa-jiwa entrepreneurship. Pendidikan-pendidikan dan pelatihan-pelatihan kewirausahaan pun harus ditingkatkan khususnya di dunia kampus yang notabene adalah kumpulan para pemuda-pemudi akademis sehingga memilki nilai lebih.
  Dengan cara-cara seperti ini maka tingkat pertumbuhan jiwa entrepreneurship di dunia kampus khususnya dapat meningkat, agar dunia kampus tidak saja mencetak para pekerja yag kompetitif  di lapangan kerja tapi juga para jiwa muda entrepreneurship yang kreatif.
Oleh: Ikromullah Ramadhan

     Jakarta, 23 Mei 2013 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar